-->

Rabu, 29 Januari 2020

Begini Cara Tanggap Kapolres Tapteng Respon Cepat Penanganan Banjir


Portalrakyat.com, Tapanuli Tengah - Masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara yang mengalami banjir pada Selasa (28/1/2020) langsung mendapatkan bantuan dengan cepat dan segera dari Polres Tapteng jajaran Polda Sumatera Utara .

Hal tersebut dijelaskan oleh Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Sukamat, S.H., S.I.K., M.H “ Personil Polres Tapanuli Tengah langsung dengan cepat dan sigap memberikan bantuan pasca Bencana Alam Banjir yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara, “ada beberapa kecamatan yang di landa banjir ,” diantaranya Kecamatan Barus, Kecamatan Kolang, Kecamatan Tuka.


Masih kata Kapolres “ Banjir yang parah ini terjadi di Desa Pasar terandam, Desa Bungo Tanjung, Desa Kinali, Desa Kampung Mudik Kelurahan Pasar Batu Gerigis dan Kelurahan Padang Masiang dengan ketinggian air lebih kurang 80 sentimeter," jelasnya, Rabu (29/1/2020).

Kapolres Tapanuli Tengah bahwa Tapanuli Tengah mengalami banjir di beberapa Kecamatan karena curah hujan yang sejak Selasa kemarin (28/1/2020).


“Menangapi hal tersebut kami langsung mendirikan tenda pleton untuk tempat pengungsian masyarakat, menyiapkan obat-obatan dari poliklinik Polres Tapteng ,menyiapkan bahan makanan berupa : beras, air mineral, indomie, telur dan mendirikan dapur umum.Ungkap Kapolres Tapteng. 

Daerah terkena bajir yaitu “ Desa Kampung Mudik, terendam banjir setinggi 2 Meter ,Desa Pasar Terandam, terkena luapan air Sungai Aek Sirahar mengakibatkan banjir dan terendamnya Pemukiman Setinggi 2,5 Meter ,Desa Bungo Tanjung, terendam banjir setinggi 2 meter ,Desa Kinali, terendam Banjir Setinggi 2 meter ,Desa Ujung Batu terendam banjir setinggi 2 meter ,Kelurahan Batu Gerigis, terendam Banjir Setinggi 2 meter ,Kelurahan Padang Masiang, terendam Banjir Setinggi 2 meter ,Desa Sijungkang kec. Barus Utara (Jalan Amblas +/- 50 M) ,Desa Bonandolo Kec. Andamdewi Sebut Sukamat. 


Kapolres Tapteng Kembali mengatakan “  Korban Luka : 22 orang (luka ringan) , Korban Meninggal : 7 orang, antara lain “ Iduarnisah Tanjung (58), Arwitsah Tanjung (60) ,Marpaung (50) ,Juster Sitorus ,Pardamean Br Manalu (85) ,Abdul Rahman (72) ,Esrin Pane (48) seluruhnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia karena ditimpa oleh material Kayu dan Beton serta lumpuy dan Untuk Jumlah Para pengusi saat ini sudah menacapat 700 Kepala Keluarga 

Untuk membantu para korban banjir Polres Tapteng telah mengerahkan 140 personil yang dibagi menjadi 3 regu dengan masing masing regu sebanyak 45 Orang dan untuk personil rayonisasi polsek sebanyak 30 personil, terdiri dari Polsek Kolang,Polsek Sorkam , Polsek Barus dan Polsek Manduamas. 


Selain mengerahkan sejumlah personil untuk membantu Korban banjir , kami juga telah menyediakan sejumlah amarda diantaranya : Mobil Ambulance 1 unit ,Mobil Truck dalmas 2 unit,Mobil Patroli R4 sabhara 3 unit,Mobil Patroli R4 Lantas 1 unit,Mobil Patroli polsek 4 unit, R2 ; 15 unit,Tenda dalmas 2 unit ,Chainsaw (mesin pemotong kayu) ,

Kami juga telah Mendirikan Posko Penanganan Bencana Polres Tapteng ,Membantu mengevakuasi masyarakat dan barang-barang milik warga ,Menghimbau masyarakat untuk tidak kembali kedalam rumah yg tekena dampak banjir ,Membantu melakukan pembersihan lumpur di rumah warga yg terkena dampak banjir,, Melakukan pembersihan jalan dari bebatuan dan pohon tumbang ,Melakukan pendataan bersama Pemda ,melakukan koordinasi dengan Koramil Barus, Pemda, Basarnas dan BPBD untuk penanganan banjir Ungkap Kapolres Tepteng. 

(Leodepari)

Rabu, 09 Oktober 2019

Jalan di Sugau Miring , Kerap Mobil Terbalik , Pemerintah di Minta Tidak Tutup Mata !!


PORTALRAKYAT.COM, Deli Serdang, (Sumut) - Sebuah Mobil Damtruk yang bertujuan ke arah Medan di kabarkan mendadak terbalik dan menyebabkan kemacetan panjang di Jalan Jamin Ginting Km 25 Dusun 1 Desa Sugau Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serang Sumatera Utara Selasa 8/10/2019, Sekitar Pukul 22.00 Wib .

Menurut informasi yang kami kutip di lapangan , pemicu terbaliknya truck tersebut adalah jalan yang rusak dan segi kemiringan jalan di sisi sebelahkiri sangat lah miring dan beberda ukuran dengan bagian sebelah kanan .

Di kilometer 25 Desa Sugau ini , kalau melintas disini kita harus pelan pelan pak , dan harus hati hati sekali , karena di jalan ini sering terjadi kecelakaandan mobil terbalik sembari menunjuk ke arah tempat truk terbalik di km 25 Desa Sugau Tersebut.


Menurut Pandi (40) Pria Asal Binjai tersebut , penyebab truck terbalik tersebut adalah jalan yang rusak dan sebelah sisi kiri badan jalan jika kita menuju ke arah berastagi itu sangatlah curam berbeda dengan sisi kanan yang sangat tinggi dan berbeda di kedua sisi ungkap Pandi Seorang Pengendara Truck yang melintas , semoga pemeritah segera memperbaiki jalan tesebut pungkasnya berlalu ke arah sibolangit.

Sama hal nya dengan seorang warga setempat yang tinggal di Desa Sugau , Menurut Pria yang bertubuh gempal tersebut memang kerap terjadi kecelakaan di titik tersebut , karena sisinya berbeda bang , pokoknya sangat rawan dan berbahaya jika melintasi jalan tersebut .

“Saya berharap kepada pihak pemerintah Provinsi Sumatera Utara khususnya bagian untuk perbaikan jalan , supaya segera meninjau serta melakukan perbaikan terhadap jalan ini , karena kami sangat resah akan sisi jalan yang miring itu, kami khawatir nanti akan menimbulkan korban jiwa jika tidak segera di perbaiki pungkasnya berharap .

Dahlan Purba Kepada Desa Sugau Saat di konfirmasi membernarkan bahwa ada truck yang terbalik , “ Sering Pak di Tekongan itu Kecelakaan dan Mobil terbaik, apalagi kalau cuaca hujan hanpir tiap minggu ada kecelaakn di lokasi tersebut pungkasnya.

Masi Kata Kades ,” Hal tersebut sudah pernah kami laporkan secara lisan ke Pihak Kecamatan Pancur Batu dan sudah dilakukan perbaikan tapi perbaikan tersebut hanya bertahan beberapa saat saja karena ribuan truck tiap harinya melintasi jalan tersebut .

“ Warga Desa Sugau sangat berharap kepada pemerintah Sumatera Utara untuk segera melakukan perbaikan total terhadap jalan tersebut , karena saya saya khawatir akan keselamatan warga saya yang sehari harinya melintasi jalan tersebut untuk mencari nafkah .

Kabag Humas Prov Sumut M Ikhsan saat di konfirmasi (10/9/2019) mengatakan akan bahwa dirinya akan segera kordinasikan soal jalan rusak tersebut dengan pihak Bina Marga .

(Leodepari)

Selasa, 23 Maret 2021

Kapolri Resmi Launching Etle Nasional Tahap 1,12 Polda Terapkan E-Tilang

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan launching tilang elektronik atau Elektronic Traffic law enforcement (Etle).

JAKARTA,Portalrakyat.com-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan launching tilang elektronik atau Elektronic Traffic law enforcement (Etle) nasional tahap 1. Dalam launching tahap 1 ini, ada 12 Polda dengan 244 kamera tilang elektronik yang bakal dioperasikan mulai hari ini.

Launching Etle tahap 1 digelar di gedung NTMC Polri, Jakarta, Selasa (23/3/2021). Acara ini dihadiri oleh Ketua Mahkamah Agung Muhammad Syarifuddin dan Jaksa Agung TB. Hassanudin yang turut dalam penandatangan Memorandum Of Understanding (MoU) penegakan hukum.

Menpan RB Tjahjo Kumolo, Kepala Bappenas Suharso Manoarfa, Dirut Jasa Raharja Budi Raharjo dan beberapa perwakilan instansi lain turut hadir. Jajaran Dirlantas se-Indonesia juga hadir secara virtual.

Etle nasional ini merupakan salah satu implementasi Korlantas Polri yang dipimpin Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono dalam mewujudkan salah satu program prioritas Presisi atau prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri Jnderal Listyo Sigit Prabowo dalam paparannya mengatakan kehadiran tilang elektronik nasional ini untuk meningkatkan program keamanan dan keselamatan masyarakat di jalan raya.

Kapolri ingin masyarakat lebih waspada dalam waspada karena adanya Etle dapat memantau perilaku pengendara.

“Kenapa ini kita lakukan? Ini adalah bagian dari upaya kita untuk meningkat program keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas, tentunya perlu ada upaya-upaya penegakan hukum agar proses pelaksanaan kegiatan para pengguna jalan betul-betul bisa disiplin, bisa mengutamakan keselamatan dan tentunga menghargai masyarakat lain sesama pengguna jalan,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Di sisi Polri, Jenderal Sigit menekankan upaya penegakan hukum yang transparan lewat Etle.

Mantan Kabareskrim ini berharap sistem Etle dapat mencegah penyalahgunaan wewenang sekaligus pemanfaatan teknologi informasi.

Di sisi kepolisian, program Etle adalah bagian dari kami untuk melakukan penegakan hukum dengan memanfaatkan teknologi informasi.

‘Kita terus memperbaiki sistem sehingga ke depan penegakan hukum kepolsiian, khususnya lalu lintas di jalan, tidak perlu berinteraksi langsung dengan masyarakat yang tentunya kita sering mendapatkan komplain terkait dengan masalah proses tilang yang dilakukan oleh beberapa oknum anggota, yang kemudian berpotensi terjadinya penyalahgunaan wewenang,” jelas Kapolri.

Etle nasional ini dapat menindak 10 pelanggaran lalu lintas diantaranya pelanggaran traffic light, pelanggaran marka jalan, pelanggaran ganjil genap, pelanggaran menggunakan ponsel, pelanggaran melawan arus, pelanggaran tidak menggunakan helm, pelanggaran keabsahan STNK, pelanggaran tidak menggunakan sabuk pengaman dan pelanggaran pembatasan jenis kendaraan tertentu.

Selain mendeteksi pelanggaran lalu lintas, sistem Etle juga dapat menjadi pendukung bukti kasus kecelakaan dan tidak kriminalitas di jalan raya dengan menggunakan teknologi face recognition yang sudah ada di sistem Etle.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengungkapkan jajaran Korlantas masih terus bekerja agar penerapan Etle bisa rampung di 34 Polda.

Istiono mengatakan sistem Etle terintegrasi dari Polres, Polda hingga Korlantas Polri.

Konsen tahap pertama ini tentunya akan ditindaklanjuti dengan launching kedua nanti rencananya.

“Akan kita bangun di 10 polda berikutnya, yang kita rencanakan nanti sekitar 28 april kita resmikan launching kedua, nanti secara bertahap, akan kita laksanakan,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Isitiono.

Secara teknis di lapangan kita terus bekerja untuk merampungkan program ini secara bertahap hingga 34 polda nanti terpasang semua.

“Di semua titik yang perlu kita pasang Etle tentunya berdasarkan maping dan analisis kita. Titik mana yanf paling krusial dan perlu kita pasang Etle di situ,” sambung dia.

Kakorlantas menjelaskan Etle nasional mendeteksi seluruh kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang tidak mematuhi aturan lalu lintas.

Istiono berharap kesadaran masyarakat akan taat berlalu lintas semakin tinggi dengan kehadiran Etle.

Semua kendaraan yang melanggar intinya kefoto, kepotret, mau nomor khusus, nomor apa saja, pake nomor TNI itu kepotret.

Kalau TNI nanti urusannya dikonfirmasi ke temen-temen, kita sudah kerjasama bagaimana mekanismesnya untuk teman-teman TNI, ada konfirmasi disitu,” tuturnya.

*Ini bagian dari kesadaran masyarakat dalam membangun hukum itu sendiri,” lanjut dia.

Berikut 12 Polda yang sudah menerapkan Etle di launching tahap 1 :

1. Polda Metro Jaya
2. Polda Jawa Barat
3. Polda Jawa Tengah
4. Polda Jawa Timur
5. Polda Jambi
6. Polda Sumatera Utara
7. Polda Riau
8. Polda Banten
9. Polda D.I.Y
10. Polda Lampung
11. Polda Sulawesi Selatan
12. Polda Sumatera Barat

Source : Div Humas Mabes Polri

Selasa, 21 Januari 2020

Dukung Bobby Nasution 'Karo Bersatu Medan Bersemi'



Portalrakyat.com, Medan (Sumut) - Bakal calon walikota Medan Bobby Nasution kembali mendapat dukungan di perhelatan politik Pilkada Medan yang dilakukan September 2020 mendatang. Kali ini datang dari masyarakat Karo dan sekitarnya.

Dukungan itu dilakukan lewat sebuah deklarasi yang dilakukan Pemuda Merga Silima (PMS) di Jambur Halilintar, Jalan Jamin Ginting, Medan, Minggu malam (19/01/2020).


Di hadapan Bobby Nasution, mereka berikrar mendukung Bobby Nasution yang mengusung konsep Kolaborasi Medan Berkah pada Pilkada Medan 2020.

"Ini kebulatan tekad kami selaku masyarakat Karo di Medan sekitarnya. Kami, masyarakat Karo bersatu mendukung Pak Bobby menjadi calon Wali Kota Medan. Kami akan berjuang habis-habisan untuk memenangkannya," ikrar Ketua Umum DPP Pemuda Merga Silima (PMS) Mbelin S Brahmana.

Ikrar itu mendapat aplaus dari ratusan warga Karo yang hadir pada acara silaturahmi dengan mengusung tema 'Karo Bersatu Medan Bersemi' tersebut.


Mbelin meyakini Bobby Nasution mampu membawa perubahan-perubahan cemerlang terhadap kemajuan Kota Medan. Dan Boby menjadi jawaban atas kegelisahan masyarakat Kota Medan melihat pemimpin-pemimpin sebelumnya terjerat kasus hukum.

Sementara Sekretaris Umum DPP PMS Bengkel Ginting menegaskan, sudah saatnya Kota Medan dipimpin kaum muda. Kehadiran Bobby Nasution pada bursa Pilkada Medan dipandang masyarakat Karo sangat positif untuk membawa perubahan-perubahan di ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini.


"Atas analisis kami mengenai beberapa kandidat Wali Kota yang akan maju, pilihan kami jatuh ke Bobby Nasution. Kami yakin, hanya anak muda yang mampu menggeliatkan Kota Medan ini menjadi lebih baik. Anak muda punya semangat yang menggelora. Semangat inilah yang kami pandang sangat positif," kata Bengkel Ginting.

Malam itu, masyarakat Karo memberikan Hula-hula kepada Bobby Nasution. Dalam adat Karo, prosesi Hula-hula sangat sakral karena yang bersangkutan sudah dirajakan oleh warga Karo dan menjadi bagian dari suku Karo itu sendiri. Bobby juga diajak menari dipanggung diiringi irama musik Karo.


Sementara Bobby Nasution merasa terharu dan gembira atas sambutan dan penghormatan terhadap dirinya. "Saya sangat mengapresiasi ini," kata Bobby.

Menurut Bobby, warga Karo sangat banyak membantu keluarga besarnya, baik yang ada di Medan, Bogor dan Jakarta. Bobby juga menyampaikan salam atas nama keluarga besarnya.

"Saya tahu warga Karo sudah berjuang sangat keras membantu keluarga besar saya. Mereka titip salam buat warga Karo," kata Bobby.

Bobby mengaku ada keinginan maju pada Pilkada Medan. Tujuannya untuk membawa Kota Medan ke arah yang lebih baik. Bobby juga sudah memiliki konsep untuk membangun ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini.

"Inti penting dari konsep itu adalah melakukan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat untuk sama-sama membangun Medan. Kalau saya dapat perahu (partai politik-red), mari kita sama-sama berjuang berjuang," katanya.

 
*(Leodepari)*

Sabtu, 05 Oktober 2019

Gubernur Sulsel Harap Situasi Wamena Kembali Kondusif


PORTALRAKYAT.COM, Makassar (Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah menjemput pengungsi dari Wamena dengan menggunakan Kapal Ciremai di Pelabuhan Soekarno Hatta, Sabtu (5/10).

Kapal bersandar sekira pukul 16.00 Wita dengan jumlah pengungsi 209 orang asal Sulsel 209 orang didominasi dari Toraja 147 orang. Serta pengungsi dari tujuan Jakarta (asal Sumatera Barat) 144 orang dan tujuan Bau-bau 16 orang.

“Untuk Sulsel kita di tampung di Asrama Haji, sementara dari Minang (Sumatera Barat) kita tampung di (Asrama Mahasiswa) Unismuh, jadi sudah ada keluarga Minang yang menghandel,” kata Nurdin Abdullah.

Nurdin Abdullah menyampaikan bahwa para pengungsi terlebih dulu untuk diistirahatkan. Adapun pengungsi yang tiba ada juga terdapat anak-anak dan bayi. Serta beberapa dalam kondisi sakit yang kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Gubernur juga berharap bahwa suasana bisa kembali kondusif, apalagi warga perantau memiliki aset di sana.

Untuk anak-anak pengungsi yang ingin bersekolah akan dijamin dan dimudahkan.

“Saya sudah jamin anak-anaknya selama ada di sini, dengan mudah bisa sekolah, jadi tidak sulit,” ujarnya.

Penanganan selanjutnya adalah penanganan trauma dari peristiwa rusuh yang terjadi.

Salah seorang pengunsi asal Toraja, Yustin, berharap suasana dapat kembali kondusif agar bisa kembali bekerja.

“Saya senang sekali bisa tiba di Makassar. Kami lebih sepuluh orang berkeluarga. Harapannya bisa cepat kondusif dan kami bisa kembali ke sana,” harap pegawai bidan ini. 

Rabu, 19 Mei 2021

Bamsoet Apresiasi Capaian Kinerja 100 Hari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Portalrakyat.com-*BALI* - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi berbagai capain yang diraih Polri selama 100 hari kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Mengusung visi transformasi menjadikan Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), Polri terus meningkatkan kinerjanya menjadi lembaga penegak hukum yang tidak hanya tegas, melainkan juga memiliki personil yang solid, profesional, dan mumpuni menghadapi era Police 4.0.

"Polri telah sukses meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi informasi. Untuk fungsi Lantas, antara lain, dengan menerapkan aplikasi SIM Internasional Online, aplikasi SIM Nasional Presisi Online, aplikasi Ujian Teori SIM Online (Eavis), aplika e-PPSI, aplikasi e-Rikkes, dan Samsat Digital Nasional. Sangat memudahkan masyarakat dalam mengurus perpanjangan SIM secara online. Tinggal duduk manis di rumah, SIM akan diantarkan langsung ke depan pintu rumah," ujar Bamsoet di Bali, Rabu (19/5/21).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, dalam fungsi Intelkam, Polri juga telah menerapkan pengajuan SKCK secara online. Begitupun di berbagai fungsi lainnya. Antara lain di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), di Bareskrim melalui penerapan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Online, di Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) melalui aplikasi Patrolisiber.id, di Inspektorat Pengawasan Umum Polri melalui Dumas Presisi, dan di Divpropam Polri melalui Propam Presisi.

"Polri juga terus menambah fasilitas tilang elektronik (e-TLE). Setidaknya hingga akhir Maret 2021, sebanyak 244 titik kamera tilang elektronik telah tersebar di 12 wilayah Polda. Antara lain 98 titik di Polda Metro Jaya, 5 titik di Polda Riau, 55 titik di Polda Jawa Timur, 10 titik di Polda Jawa Tengah, 16 titik di Polda Sulawesi Selatan, 21 titik di Polda Jawa Barat, 8 titik di Polda Jambi, 10 titik di Polda Sumatera Barat, 4 titik di Polda DIY, 5 titik di Polda Lampung, 11 titik di Polda Sulawesi Utara, dan 1 titik di Polda Banten. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah," jelas Bamsoet.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menerangkan, Polri juga masih dihadapkan pada berbagai pekerjaan rumah yang tidak ringan. Salah satunya terkait pengembangan sumber daya Polri. Mengingat dari makalah yang disampaikan Kapolri saat mengikuti fit and propper test di DPR RI pada Januari 2021 lalu, tercatat per Oktober 2020, total SDM Polri mencapai lebih dari 438.387. Terdiri dari 24.500 anggota Polri Mabes, 393.543 anggota Polri Polda, 3.950 PNS Mabes Polri, dan 16.391 PNS Polda.

"Besarnya jumlah SDM juga membawa persoalan yang tidak mudah. Polri harus memastikan tidak ada ketentuan yang diskriminatif, yang dapat menghambat pengembangan sumber daya Polri. Antara lain terkait ketentuan personel yang dapat mengikuti sekolah staf dan pimpinan untuk latar belakang lulusan tertentu, persyaratan menjadi kapolda, hingga standar terhadap polisi wanita," pungkas Bamsoet.

Andi kamal

Rabu, 10 Maret 2021

Termasuk Kabupaten Sidrap,Ini 17 Ketua DPC Partai Demokrat Di Pecat AHY,Berikut Datanya



Portalrakyat,com-Partai Demokrat versi Agus Harimurty Yudhoyono bereaksi keras atas keikutsertaan sejumlah ketua- ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Partai Demokrat pun memecat sedikitnya 17 Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang mengikuti gelaran KLB itu. KLB yang digelar kubu Jhoni Allen cs pada Jumat 5 Maret 2021 diklaim dihadiri 1.200 peserta. Hasilnya, Kepala KSP Moeldoko terpilih menjadi ketua umum.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang sejatinya memegang kuasa atas KLB, merespons cepat gerakan kubu Deli Serdang. Mantan Presiden kelima itu menyatakan KLB di Deli Serdang tidak sah. SBY pun mengungkap jumlah ketua DPC yang hadir dalam acara itu.

“Menurut AD dan ART Partai Demokrat Pasal 81 ayat 4 disebutkan bahwa KLB dapat diadakan atas permintaan Majelis Tinggi Partai atau sekurangnya dua pertiga dari jumlah DPD dan setengah dari DPC, serta disetujui oleh Ketua Majelis Tinggi Partai,” jelas SBY, Jumat malam.

SBY menerangkan syarat pertama digelarnya KLB harus persetujuan Majelis Tinggi Partai. Pada poin pertama, SBY menyebut syarat itu sudah gugur, tak terpenuhi peserta KLB. Kemudian KLB juga harus diusulkan oleh minimal dua pertiga dari 24 DPD. Dari syarat tersebut, SBY juga menyebut gugur lantaran tidak ada DPD yang mengusulkan KLB di Sumut.

“Kenyataannya, tidak satu pun yang mengusulkan, berati nol, jadi tak memenuhi syarat kedua,” tutur SBY.

Syarat ketiga adalah DPC yang mengusulkan KLB minimal setengah dari 514 DPC yang ada. Namun, lanjut SBY, hanya 34 DPC yang mengusulkan atau hanya 7 persen dari seharusnya 50 persen.

Tak lama dari pidato SBY, pengurus DPD Demokrat memecat sejumlah ketua DPC. Berikut ini daftarnya:

Demokrat DIY
1. Ketua DPC Sleman
2. Ketua DPC Bantul

Demokrat Jatim
1. Ketua DPC Sumenep berserta Wakil Ketua I DPC Sumenep Joni Junaedi
2. Ketua DPC Ngawi

Demokrat Sulsel
1. Ketua DPC Kabupaten Pangkep
2. Ketua DPC Takalar
3. Ketua DPC Barru
4. Ketua DPC Sidrap

Demokrat Sumut
1. Ketua DPCPadangsidimpuan Khoiruddin Nasution
2. Ketua DPC Humbang Hasundutan (Humbahas) Bangun Silaban

Lalu, ada pula pengurus Demokrat daerah yang telah melakukan deteksi dini dengan melakukan pemecatan sebelum KLB digelar, termasuk terhadap Ketua DPC Blora. Berikut daftarnya:

Demokrat Sulut
1. DPC Tomohon
2. DPC Sangihe
3. DPC Bolaang Mongondow Timur
4. DPC Bolaang Mongondow Utara
5. DPC Bolaang Mongondow Selatan
6. DPC Sitaro.

Redaksi.

Selasa, 22 Desember 2020

Mutasi Ditubuh Polri,Kabid Humas Polda SulSel Bergeser Jadi Analis Kebijakan Madya Penmas Divhumas Polri


Portalrakyat.com-Polri kembali melakukan mutasi terhadap 4 perwira menengah (pamen) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel). Dua di antaranya ialah Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo hingga Dirpolairud Polda Sulsel Kombes Hery Wiyanto.
"Mutasi rutin untuk penyegaran jabatan pada satuan kerja Polda," kata Kombes Ibrahim saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (22/12/2020).

Selain Kombes Ibrahim dan Kombes Hery, Karo Log Polda Sulsel Kombes Mukhlis dan Karo SDM Polda Sulsel Kombes Anang Pudjijanto juga dimutasi. Mutasi para pemen tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolri nomor 3448//XII/KEP./ 2020 dan surat telegram Kapolri nomor 3449//XII/KEP./2020.

Khusus Kombes Ibrahim dan Kombes Anang, mereka dimutasi dalam rangka melaksanakan lembaga ketahanan nasional (Lemhanas).

"Jadi memang harus pindah agar tanggung jawab tugasnya lebih produktif dan efektif," tutur Ibrahim.

1. Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo dimutasi jadi Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Divhumas Polri (dalam rangka Lemhanas).

Pengganti: Kombes Sulpan, sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Divhumas Polri.

2. Karo SDM Kombes Anang Pudjijanto dimutasi jadi Analis Kebijakan Madya Bidang Watpres SSDM Polri (dalam rangka Lemhanas).

Pejabat pengganti: Kombes I Ketut Yudha Karyana, sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Provos Divpropam Polri.

3. Dirpolairud Polda Sulsel Kombes Hery Wiyanto ditunjuk menjadi Kasubdit Bindalmas Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri.

Pengganti: Kombes Supeno, sebelumnya menjabat sebagai Dirpolairud Polda Gorontalo.

4. Karo Log Polda Sulsel Kombes Mukhlis ditunjuk jadi Karo Log Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Pengganti: Kombes Dian Harianto, sebelumnya menjabat Kabagminpers PPNS Rokorwas PPNS Bareskrim Polri.

Rabu, 04 November 2020

Tercatat,Tahun 2019 Melonjak Sebanyak 100.826 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies Di Soppeng



Portalrakyat.com-Pemkab Soppeng melalui Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan penyakit rabies tingkat Kabupaten Soppeng,di Kantor Aula Desa Rompegading Kecamatan Liliriaja,Kamis 5/11/2020.

Turut Hadir,
Subdit Zoonosis Kemenkes RI, Kepala Dinas Kesehatan Kab Soppeng, Kepala Dinas Peternakan (diwakili) Camat Lilriaja, Pemerintah Desa Rompegading, Kepala Puskesmas Cangadi Bersama Staf

Kadis Kesehatan Sallang dalam sambutannya mengatakan"dalam 5 tahun terakhir (2015-2019) kasus gigitan hewan penular rabies dilaporkan berjumlah 404.306 kasus dengan 554 kematian,saat itu ada 5 provinsi dengan jumlah angka kematian yang tinggi seperti,Sulawesi Utara,Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara dan NTT.



Lebih lanjut, Kementerian Kesehatan menargetkan Indonesia bebas rabies tahun 2020 atau sesuai dengan sasaran global dari badan kesehatan dunia,meski baru 8 dari 34 provinsi yang tidak memiliki kasus rabies.

Khusus di Kabupaten Soppeng selama 3 tahun terakhir data GHPR (Gigitan Hewan Penular Rabies) tahun 2015 sebanyak 80.403 kasus tahun 2016 sebanyak 68.137,tahun 2017 sebanyak 74.754, tahun 2018 sebanyak 80.617 kemudian melonjak sebanyak 100.826 tahun 2019, ungkapnya.

Ia menyampaikan,karena masih tingginya kasus rabies menjadi tantangan bagi kita Indonesia khusus nya di Soppeng,beberapa tantangan diantaranya pemahaman masyarakat masih terbatas,perbedaan kapasitas sumberdaya di daerah.

Namun terkait penanganan rabies di Kabupaten Soppeng, pihaknya beserta seluruh jajaran yaitu RS, Puskesmas,Pustu dan Poskesdes selalu siap setiap ada Kasus gigitan baik dalam penanganan luka maupun dalam pemberian vaksin Anti rabies (VAR) dan serum Anti rabies (SAR) untuk org yang terinfeksi virus ini,pungkasnya.(Allin Beddu).



Kamis, 09 Juli 2020

Bupati Batubara Undang Ilmuwan RI, Putra Terbaik Bangsa Untuk Kelola Hasil Laut Di Kabupaten Batu Bara



Portalrakyat.com, Sumut - Batubara - Bupati Batubara Ir. H. Zahir, M.AP  mengundang Ilmuwan muda Kelas Dunia dengan penuh segudang Prestasi, yang telah mengguncangkan 193 Negara, disaat ajang kompetisi dunia di Shanghai China. yang rencananya akan mendapat penghargaan prestasi serta apresiasi Prestasi Pancasila Oleh BPIB 74 Ikon Pancasila di undang Ke  Istana RI insya Allah 17 Agustus 2020 Hari Kemerdekaan .

Dengan penuh prestasi yang telah mengharumkan nama Indonesia, Muhammad Ja'far Hasibuan agar kiranya untuk mengelola hasil laut. yang diperuntukan demi masyarakat luas, serta untuk membudiyakan hasil laut tersebut, guna pengobatan kulit luar dalam bagi manusia maupun hewan.

Bupati Batubara Ir. H. Zahir, M.AP mempercayai Muhammad Ja'far Hasibuan untuk mengelola hasil laut tersebut, saat di hubungi melalui telphone seluler kepada awak media. Kamis (9/7/20), rasanya teramat disayangkan apabila hasil laut tidak dikembangkan, oleh warga Indonesia, sejarah pun mencatat, Negara Indonesia adalah Negara Maritim, Negara Maritim adalah Negara yang berada dalam kawasan laut  nan luas, selain itu Negara Maritim biasanya Negara yang memiliki banyak pulau. Seperti hal nya Nenek Moyangku seorang pelaut.

Dalam sejarah bung karno (Presiden RI Pertama) sempat menyampaikan atau berpesan, agar hasil bumi di ibu pertiwi ini, hendaknya yang mengelola dari warga Negara Indonesia, jangan sampai Negara lain yang mengelolanya," papar Bupati Batubara Ir. H. Zahir, M.AP

Seperti yang diungkapkan, "Beri saya 10 pemuda maka akan saya guncangkan dunia” dan kini terbukti melalui prestasi Muhammad Ja’far Hasibuan. Mendapat penghargaan Nomor 1 dunia, dalam kompetisi di Shanghai China, ini menjadi makna tersendiri, bagi sosok Ilmuan muda yang terus berjuang demi mengharumkan nama Bangsa Indonesia.

Sosok penemu tersebut adalah Muhammad Ja’far Hasibuan (27). Putra asal Sumatera Utara (Sumut) ini, memenangkan kompetisi di China Shanghai International Exhibition of Inventions (CSITF) dan WIIPA Special Award World Invention Intelectual Property Association.

Ia berhasil menyumbangkan medali emas dan WIIPA Special Award bagi Indonesia. Tidak salah pernyataan Bung Karno, “Beri saya 10 pemuda maka akan saya guncangkan dunia” dan kini terbukti melalui prestasi Muhammad Ja’far Hasibuan.

Dengan adanya Ilmuan muda RI yang telah mengguncangkan 193 Negara di Shanghai China, semoga menjadi inovasi khususnya bagi warga Negara Indonesia. (Rahmat Hidayat)

Rabu, 11 Maret 2020

Terduga Pelaku Berhasil Diringkus, IWO Harap Dalangnya Juga Harus Diungkap


Portalrakyat.com, Palembang - Jajaran Polres Banyuasin Sumatera Selatan berhasil meringkus AR satu  dari enam terduga pelaku penganiayaan terhadap wartawan salah satu media online yang sedang bertugas meliput kegiatan penambangan pasir di Kabupaten Banyuasin.

Hal ini di ungkap Kapolres Banyuasin AKBP Denny Sianipar, saat dihubungi via pesan singkat WhatsApp yang membenarkan pihaknya sudah mengamankan satu pelaku  berinisial AR yang diduga ikut melakukan penganiayaan terhadap enam orang korban yang salah satunya adalah Deni Irawan wartawan adaberita.com.

"Sudah di tangkap 1 pelaku, sedangkan kawanannya saat ini masih sedang dalam pengejaran," tulis Kapolres pada Senin malam (09/03/2020).

Dalam penanganan kasus tersebut, lanjut Kapolres, pihaknya berharap kiranya dapat bersabar," begitu kejadian kemaren sore, para pelaku langsung melarikan diri," katanya.

Dan pihaknya berjanji, untuk menangkap semua pelaku penganiayaan tersebut, "Kami berupaya mengejar sampai dapat semua," tegasnya.


Sementara itu, Ketua Bidang Hukum dan Advokasi IWO Sumsel Iir Sugianto,SH saat dimintai tanggapannya mengatakan sangat mengapresiasi  langkah Polres Banyuasin dengan telah di tangkapnya satu dari 6 pelaku yang telah di laporkan dan juga  menegaskan, pihaknya menuntut kepolisian segera menindak tegas pelaku penganiayaan terhadap wartawan tersebut hingga ke dalang atau aktor intelektualnya.

"Kami selaku Ketua Bidang Hukum dan Advokasi IWO Sumsel meminta pihak kepolisian menindak tegas pelaku penganiayaan, dan juga harus dapat mengungkap siapa aktor intelektual dibalik peristiwa ini," tegas Iir, Selasa (10/03).

Dilanjutkan Iir selain telah melanggar Undang Undang KUHP, pasal 170 para pelaku juga telah melanggar UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, "Kami atas nama IWO Sumsel akan mengawal kasus ini hingga tuntas, dan apabila tidak ada tanggapan dan kemajuan, maka kami akan melaporkan ke pihak yang lebih tinggi lagi sesuai dengan prosedur hukum" pungkasnya.


(RILIS RESMI IWO SUMSEL)

Jumat, 07 Februari 2020

Jaga Kebugaran Tubuh, Kapolda Sumut Tempuh Jarak 68 Km Menuju Tanah Karo


Portalrakyat.com, Binjai, Medan (Sumut,) - Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si didampingi Wakapolda Sumatera Utara Brigjen. Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K., M.Hum olahraga sepeda bersama dengan para Pejabat Utama Polda Sumut,  Kapolres/tabes jajaran Polda Sumut dan tim sepeda, Jumat (07/02/2020) 

Sekira pukul 07.15 Wib, Kapolda Sumut beserta rombongan berangkat sepeda bersama dengan rute start dari Polsek Sei Bingai Polres Binjai menuju finish di Hotel Sinabung dengan jarak tempuh 68 km. 


Sebelum memulai sepeda bersama tak lupa Kapolda Sumut dan rombongan melakukan pemanasan untuk menghindari cedera saat bersepeda. Kapolda Sumut mengatakan olahraga sepeda bersama ini rutin dilaksanakan selain sebagai program hidup sehat juga untuk menjalin silaturahmi antar personil

Melalui kegiatan ini juga diharapkan personil akan semakin peduli kepada kesehatan dan menjaga kebugaran tubuh serta memperkenalkan dan menumbuhkan kecintaan masyarakat pada olahraga sepeda.

"Hari ini kita akan sepeda bersama sambil menikmati alam di Langkat hingga menuju Tanah Karo. Tetap utamakan keselamatan jangan kebut-kebutan karna ini bukanla ajang perlombaan", pesan Kapolda Sumut. 

Jurnalis : Leodepari

Minggu, 02 Februari 2020

Peduli Kesehatan Anak , Relawan Bobby Afif Nasution Bantu Anak yang Sedang Koma Di RS Adam Malik


Portalrakyat.com, Medan (Sumut) - Relawan Bobby Afif Nasution (REBANA) memberikan bantuan kepada seorang anak yang menderita virus otak di Rumah Sakit Umum Adam Malik, Medan, Sumatera Utara. Beberapa hari terakhir viral di media sosial dan grup WhatsApp ada anak yang tengah koma dan membutuhkan bantuan karena ada permasalahan teknis yang membuatnya tidak bisa dicover oleh BPJS kesehatan.

"Setelah kami mendengar anak seorang anak yang tengah koma dan membutuhkan bantuan di Rumah Sakit Adamalik, kami langsung mendatangi orang tua anak itu dan memberjkan bantuan," kata Koordinator REBANA Abdullah Sitorus di Rs Adamalik, Medan, Minggu (02/02/2020).


Sementara itu orang tua sang anak Zulfahrizal mengucapkan banyak terima kasih kepada REBANA, terutama kepada Bobby Nasution atas bantuan tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bang Bobby dan REBANA atas bantuannya. Bantuan ini sangat membantu anak saya. Saya berharap semoga Bang Bobby dan REBANA semakin dilancarkan urusannya serta dilancarkan rejekinya. Amin," katanya.

Sebelumnya, viral seorang anak yang membutuhkan yang tengah koma dirawat di RSU Adam Malik, Medan. Sebelumnya anak tersebut sudah dua minggu lalu di rawat di RSU. Adam Malik. Seminggu kemudian anak itu meminta pulang ke rumahnya, namun Dokter yang merawat tidam memperbolehknnya pulang, namun karna atas permintaan keluarga anak tersebut pulang ke rumahnya.

Mendapat perawatan di rumah selama tiga hari, sang anak mengalami kejang-kejang dan koma yang akhirnya di larikn kembali ke RSU Adam Malik. Namun, disebabkan sebelumnya keluar tanpa rekomendasi dokter maka BPJS tidak berlaku selama 14 hr dan sudah terlewati tujuh hari bayar umum, sudah mencapai 20 juta. 

Sumber : Leodepari

Kebakaran Rumah Wartawan Di Pancur Batu Terkesan Janggal dan Penuh Misteri

Portalrakyat.com, Pancur Batu (Sumut) - Teror kembali menyerang dunia pers, kali ini menimpa LS .Salah Satu Wartawan Media Online untuk Sumatera Utara. Rumahnya di Desa Namorih Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Diduga dibakar oleh Orang Tak dikenal (OTK), pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.30 WIb.

Pada saat kejadian, sedang tertidur pulas di rumah nya di Medan Tuntungan . Ia terbangun karena ada bebrapa kali telepon masuk dari salah satu tetangga nya di Desa Namorih yang mengatakan bahwa di rumah nya ada kebakaran , mendapatkan kabar tersebut dirinya langsung menghubungi keluarganya yang tinggal di Desa yang sama untuk segera memadamkan api dan ia pun langsung bergegas ke lokasi.

Setiba di lokasi , LS sudah mendapati orang tuanya bersama sejumlah warga serta tetangga berada di lokasi sedang membantu memadamkan api di dalam rumah yang dulunya ia tempati.

Salah seorang warga yang ikut membantu memadamkan api mengatakan bahwa dirinya mendengar bunyi seperti orang berlari pada sebelum api berkobar , karena curiga akan hal tersebut dirinya pergi keluar rumah untuk melihat situasi . saat itu juga ia melihat rumah tersebut menyala api dari luar dan melihat api tersebut menjalar kedalam rumah dan langsung menghubungi Leo untuk mengabarkan kejadian tersebut.

Setibanya di lokasi Kebakaran Leo pun langsung menghubungi Polsek Pancur Batu dan seketika itu Datang Kapolsek Pancur Batu ke lokasi kejadian dan melakukan Cek Tkp bersama personil reskrim.

Akan tetapi LS tidak melihat Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu Iptu Suhaily Hasibuan datang ke lokasi kebakaran yang hanya berjarak lebih kurang 1 Km dari Mapolsek Pancur Batu .

Kepada Wartawan LS enggan menjelaskan penyebab terbakarnya rumah yang pernah dia tempati yang merupakan rumah alm Kakeknya Di Desa Namorih.

Ia menduga kuat ada orang yang tidak senang kepada dirinya ,mungkin ada yagn tidak senang di dalam pemberitaan atau pada saat saya melakukan konfirmasi lain nya sehingga dia nekat membakar kediaman tersebut , Menurutnya rumah tersebut terbakar bukan karena “Korsleting Listrik” karena pada saat kejadian kebakaran rumah itu masi diterangi lampu saat itu warga yang memutuskan aliran listrik karena dikhawatirkan menjalar ke rumah lain dan di teras rumah tersebut di penuhi dengan cairan bahan bakar yang diduga sejenis bensin.

Saya berharap pihak kepolisian segera mengusut sampai tuntas siapa pelaku dan dalang utama dalam Pembakaran yang menggemparkan Desa Namorih Kabupaten Deli Serdang Tersebut . karena di halaman rumah ini saya menemukan botol air mineral yang sudah lonyot yang diduga digunakan pelaku untuk menyemprotkan bahan bakar sehingga cepat menjalar ke dalam rumah dan aroma bahan bakar yang sangat menyengat di teras rumah itu, sebut pria kelahiran 17 Agustus ini. 

Kapolsek Pancur Batu AKP Dedy Dharma,SH,MH yang langsung hadir pada saat kejadian mengatakan akan segera mengundang tim inafis untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut .(Red). 

Kamis, 30 Januari 2020

Kemenkes RI Beri Dukungan Perizinan Pabrik CV. Biofar Shrimp Skincare


Portalrakyat.com, Jakarta - Pasca Grand Opening Pabrik CV.BIOFAR SHRIMP SKINCARE di Dusun 9, Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, pada Sabtu 11 Januari  2020 lalu, Ilmuwan muda Muhammad Ja'far Hasibuan melakukan kunjungan berdasarkan undangan Kemenkes RI di Jakarta.

Dalam kunjungan ini, Ja'far disambut para petinggi Kemenkes, tampak hadir  Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian Kemenkes Dr.Agusdini Banun S, Apt.,MARS menteri Kesehatan RI , Drs. Heru Sunaryo, Apt, Kasubdit Kemandirian BBO & BBOT,  Roni Syah Putra, S. Farm., Apt. MKM.M, Kasie Obat Rengganis Pranandari, Apt. MFarm, Kasie Obat Tradisional dan Anwar Wahyudi, SE. S.Farm. MKM, Apt. Kasie Kemandirian Obat.

Ilmuwan Muhammad Ja'far Hasibuan kemudian memaparkan sejumlah program dan hasil temuan serta raihan yang telah dicapai usai beliau dinobatkan sebagai juara  di Shanghai China, utamanya terkait temuan obat herbal untuk penyembuhan berbagai macam penyakit kulit.

Keterangan Foto/Gambar:
Mewakili Menkes RI Ibu Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian Dr Agusdini Banun S, Apt., MARS.    Drs. Heru Sunaryo, Apt, Kasubdit Kemandirian BBO & BBOT.Roni Syah Putra, S. Farm., Apt. MKM.M, 
Kasie Obat,  Rengganis Pranandari, Apt. MFarm, Kasie Obat Tradisional.
Anwar Wahyudi, SE. S.Farm. MKM, Apt Kasie Kemandirian Obat.

Atas upaya tersebut, Kemenkes menyambut baik pengembangan obat herbal ini, terlebih obat BIOFAR SHRIMP SKINCARE dikembangkan oleh putra putri anak bangsa.

"Kami mengapresiasi anak bangsa yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui karyanya.

Tentu saja kunjungan Pak Ja'far ke Kemenkes RI  kami terima dengan tangan terbuka," kata Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian Kemenkes Dr Agusdini Banun S, Apt., MARS, kemarin (30/1).

Tak hanya itu, Kemenkes juga memberi dukungan terkait kemudahan proses izin BIOFAR SHRIMP SKINCARE Kategori Jamu.

"Pada kesempatan kunjungan tersebut kami sampaikan konsultasi dan informasi sebagai dukungan terhadap usaha beliau dan untuk mewujudkan iklim kemudahan berusaha," imbuh Dr Agusdini Banun.

Menurut rencana, Tim Kemenkes RI dan BPOM RI akan melakukan kunjungan ke Pabrik CV.BIOFAR SHRIMP SKINCARE di Asahan yang berhasil menginovasi bahan olahan Udang Halus Kecil  menjadi obat kulit luar dan dalam bagi manusia dan hewan tersebut. (Red). 

Minggu, 26 Januari 2020

Ketua DPD Garanat Tony Eka Candra Sosialisasi Anti Narkoba Dihadapan Ratusan Peserta


Portalrakyat.com, Lampung - Bicara Narkoba, adalah berbicara soal problematika yang sangat memprihatinkan di Indonesia khususnya di Provinsi Lampung, bagaimana tidak, saat ini peredaran Narkotika di tanah air sangat luar biasa, bisa dilihat hampir setiap hari selalu ada pemberitaan tentang Narkoba.

Oleh sebab itu, dibawah Kepememimpinan Gubernur Lampung Ir.H.Arinal Djunaidi dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung gencar melakukan Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya.

Salah satunya adalah Anggota DPRD Provinsi Lampung H. Tony Eka Candra (TEC). Tidak tanggung-tanggung Politisi senior Partai Golkar Lampung ini mengajak Konselor Internasional DPD GRANAT Provinsi Lampung Drs. Rusfian Effendi, M.IP, dan Akademisi Universitas Tulang Bawang (UTB) M.Ridho, SH., MH. melaksanakan Sosialisasi Perda (Sosper) Nomor 1 Tahun 2019 di Dusun Suka Bandung, Desa Rulung Sari, Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (25/1/2020).

Hadir dalam kesempatan tersebut, H.Riza Mirhadi, SH, H.Sidik Maryanto, H.Benny HN Mansyur, S.Sos,SH, Sugeng Kristianto,SH, Reza Pahlevi, SE.,MM, Maulidya Herlita, Nazirhan, SH. Erwandi, SE, Harry Wagindarto, BA, Yudha Sukarya, dan Suwardi, SHI.


Dihadapan 300an lebih peserta TEC menegaskan, Pemerintah Provinsi Lampung telah menabuh genderang perang terhadap kejahatan, Peredaran Gelap dan Penyalahgunaan Narkotika khususnya di Provinsi Lampung.

TEC yang juga Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Lampung,  mengungkapkan, Provinsi Lampung saat ini menempati peringkat ke-3 di Sumatera terkait penyalahgunaan Narkoba, dan peringkat ke-8 Nasional, dengan penyalahguna 128 ribu jiwa. Secara nasional pengguna Narkoba saat ini sekitar 5,9 juta jiwa, 22 % diantaranya adalah pelajar, mahasiswa dan generasi muda calon penerus generasi bangsa. 

"Setiap hari 50 orang mati sia sia karena Narkoba, dan mencapai 18 ribu orang setiap tahunnya." ujar TEC

Oleh sebab itu, dengan Keluarnya Perda Nomor 1 Tahun 2019 diharapkan bersama-sama masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, kelompok ibu-ibu, dan kelompok masyarakat lainnya, mampu meminimalisir penggunaan bahaya Narkotika di Provinsi Lampung.


Sementara, Konselor DPD Granat Provinsi Lampung Drs. Rusfian Effendi, M.IP dalam paparannya mengatakan, meningkatnya penggunaan narkoba di Indonesia, karena kurangnya pemahaman tentang bahaya dari penyalahgunaan narkoba itu sendiri, dibarengi dengan kurangnya kepedulian masyarakat, dan terkadang aspek penegakan hukumnyapun masih lemah dan tidak berpihak pada rasa keadilan masyarakat.

"Indonesia saat ini sudah bukan lagi Darurat Narkoba, tetapi sudah Bencana Narkoba, oleh sebab itu, jika semua lapisan masyarakat serta segenap komponen dan potensi bangsa bersatu padu dalam mencegah peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba, maka masuknya barang haram tersebut dapat dicegah, dan akan mempersempit ruang gerak para pengedar dan bandar narkoba, sehingga cita-cita Indonesia yang sehat dan bebas narkoba dapat terwujud," ujar Rusfian.

Jenis narkoba yang paling banyak disalahgunakan adalah Ganja, Ekstasi dan Sabu, yang menyasar pada kelompok yang awalnya hanya mencoba pakai terutama kelompok Pelajar, Mahasiswa dan kelompok Pekerja usia produktif.

Setiap zat atau kandungan yang terdapat dalam narkoba apabila dikonsumsi secara oral maupun diminum akan menimbukan efek kecanduan yang dapat merusak serta merugikan diri sendiri serta orang lain, bahkan penyalahgunaan Narkoba adalah sebuah tindak pidana. 

“Narkoba itu banyak jumlahnya, karena banyak ragamnya, maka narkoba dikelompokan dalam tiga kelompok besar yakni Narkotika, Psikotropika, dan bahan Adictif lainnya dengan cara penggunaan yang berbeda-beda ada yang dihisap, disuntik dan dikonsumsi,” katanya.

Oleh karena itu perlunya cara pencegahan dan penanggulangan dengan metode preemtif, prefentif, refresif dan rehabilitasi yang dilakukan oleh semua unsur seperti Pemerintah, aparat Kepolisan dan segenap elemen masyarakat lainnya guna menyelamatkan generasi penerus bangsa kedepan.

“Untuk menanggulangi para pecandu yang sudah ketergantungan Narkoba, harus dilakukan melaui jalur rehabilitasi medis, psikis, dan sosial secara terpadu dan terintegrasi. Karena melalui jalur ini apabila dilakukan secara massif terpadu dan berkesinambungan serta didukung oleh segenap komponen bangsa, maka peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba akan semakin berkurang,” kata Rusfian.


Sementara Akademisi Universitas Tulang Bawang M.Ridho, SH., MH merasa prihatin, bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang menjadi sasaran empuk pasar besar peredaran dan perdagangan narkoba di dunia.

Apalagi 22 % diantaranya adalah pelajar, mahasiswa dan generasi muda calon penerus generasi bangsa.  Pecandu narkoba sebagian kecil saja yang dapat pulih kembali kepada kehidupan normal, karena sebagian berakhir idiot dan menjadi beban keluarga, beban masyarakat sekaligus beban negara, bahkan banyak yang menunggu kematiannya.

Mantan Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini juga menghimbau kepada seluruh elemen lapisan masyarakat dan komponen bangsa turut serta membantu Pemerintah dan aparat penegak hukum mencegah maraknya peredaran narkoba yang saat ini sudah menjadi fenomena tersendiri di Indonesia.

Pemerintah telah mengeluarkan Perda nomor 1 tahun 2019, didalam BAB III disebutkan upaya pencegahan, dengan sasaran fasilitasi keluarga, pencegahan melalui lingkungan masyarakat, fasilitasi satuan pendidikan, melalui ormas ikut serta mencegah peredaran gelap narkoba, lingkungan instansi pemerintah daerah harus bersih dengan melaksanakan tes narkotika, pengelola Badan Usaha dan Pemondokan/hotel yang anti narkotika, Media Massa serta Komunitas serta Lembaga Adat, juga berperan aktif dengan memberikan edukasi dan Informasi.

“Mahasiswa dan Pemuda harus mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, terhindar dari ancaman Narkoba dan barang haram lainnya, agar pemuda kedepan dapat menjadi penerus bangsa yang bersih, berkarakter dan memiliki pemikiran intelektual yang tinggi. Jangan sampai mahasiswa atau pemuda malah terjerumus kedalam lubang gelap Narkoba, mari kita deklarasikan bersama-sama, menolak dan mencegah peredaran gelap narkoba khususnya di Kabupaten Lampung Selatan." pungkas Ridho.(*)

Jumat, 24 Januari 2020

Safari Jumat Barokah, Kapolda Sumut Kunjungi Masyarakat Kota Medan


Portalrakyat.com, Medan (Sumut) - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin ,M,Si Melaksanakan kegiatan Jumat barokah di Masjid Al Hurriyah Medan perjuangan. Jumat (24/01/20) Pukul 13.30 Wib di jalan M.Yakub Medan perjuangan. 

Turut hadir mendampingi Kapolda Sumut Irjen Pol.Drs. Martuani Sormin M.Si yaitu Wakapolda Sumut Dan Para PJU Polda Sumut, Kapolsek Medan Timur, Danramil Medan Timur, Camat medan perjuangan , sekcam Medan Timur, Kelurahan Sei Kera Hilir I ,BKM Masjid Al Hurriyah dan seluruh jamaah masjid Al Hurriyah dan masyarakat warga Medan Perjuangan kurang lebih 200 orang.


Dalam kesempatan ini Kapolda Sumut menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat Medan Perjuangan yang mengawali sambutannya dengan memperkenalkan diri dan para Pejabat utama Polda Sumut yang hadir.

Selanjutnya Kapoldasu mengatakan bahwa kedatangan nya adalah dalam rangka safari Jumat barokah yang merupakan program rutin Polda Sumut untuk menyapa dan bersilaturrahmi dengan masyarakat muslim di Sumut dan di hari minggu juga memiliki program minggu kasih untuk menyapa warga non muslim di Sumut. " saya memohon bantuan informasi kepada seluruh masyarakat di sini untuk membantu Polri memberantas segala gangguang kamtibmas di Sumut terutama narkotika" ucap Irjen Martuani. 


Awasi anak kita dari bahaya narkotika karna itu dapat merusak seluruh generasi , Bukan hanya generasi saat ini namun sampai generasi penerus kita berikutnya. jika ada keluarga yang sudah terkontaminasi silahkan lakukan rehabilitasi. Tidak ada pemakai narkotika yg bisa sembuh dengan sendirinya tanpa rehabilitasi. " kita harus mengatakan perang kepada narkotika, karna ini sangat berbahaya untuk generasi penerus kita" tegas Kapolda Sumut.

Kapolda Sumut juga turut menyampaikan motto Kapolda Sumut " Tidak ada tempat bagi penjahat di Sumut, bersama kita bisa" ucap Kapolda Sumut. Kami sangat memohon bantuan dari seluruh masyarakat untuk membantu TNl dan Polri untuk memberikan informasi kepada kami apabila mengetahui segala bentuk kejahatan. " Bantu dan dukung Kami TNI dan Polri untuk menindak segala bentuk kejahatan agar menciptakan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat Sumut dengan memberikan informasi " jelas Kapolda Sumut. 


Menjelang Pilkada Kapolda Sumut menginginkan pesta demokrasi yang meriah dan tanpa ada nya kecurangan dan harus memberikan rasa senang untuk kita semua terkhusus warga Sumut. Di akhir kegiatan Kapolda Sumut memberikan bantuan untuk BKM Masjid yg sedang dalam tahap renovasi dan membagikan sembako untuk jamaah masjid Al Hurriyah Medan Perjuangan.

(Red /Leodepari)

Selasa, 21 Januari 2020

Satres Narkoba Jakbar Amankan Sindikat Narkotika Antar Provinsi Dengan Ratusan Kilogram Jenis Daun Ganja


Portalrakyat.com, Jakarta, Aparat Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kembali menangkap pelaku diduga sindikat pengedar narkoba lintas provinsi dengan ratusan kilogram narkoba jenis daun ganja berhasil diamankan polisi. 


Kapolres metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S. Latuheru, S. I. K saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan narkoba tersebut. 

"Ya benar anggota kami berhasil membongkar sindikat narkoba antar provinsi dan saat ini para pelaku berikut barang bukti sedang dalam perjalanan ke Jakarta guna proses penyelidikan lebih lanjut" Ujar Audie, Selasa ( 21/1/2020 ). 


Sementara Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz mengatakan, dalam penangkapan kali ini merupakan hasil pengembangan sebelumnya yang ditangkap di kawasan Cipayung Jakarta Timur. 

Dalam pengembangan tersebut, petugas kami di lapangan dibawah pimpinan  kanit 2 akp maulana mukarom menangkap tiga orang tersangka yakni SO (58), EA (44) dan SN.


''Saat ini kami berhasil mengamankan ratusan kilogram narkoba jenis Daun ganja, di kota nopan kota Mandailing natal Sumatera utara" kata Erick, 

Namun Erick belum bisa memberikan kronologi penangkapan terhadap tiga pelaku narkoba  diduga sindikat jaringan narkoba lintas provinsi tersebut.

"Saat ini kita masih lakukan pemeriksaan lebih itensif,  tandasnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Barat)
© Copyright 2019 PORTAL RAKYAT.COM | All Right Reserved