-->

Minggu, 13 Juni 2021

Tindak Lanjuti Instruksi Kapolri, Polrestabes Makassar Gulung Ratusan Preman

Portalrakyat.com-Aparat Polrestabes Makassar langsung merespon instruksi Kapolri yang menegaskan perintah pemberantasan preman, dengan mengamankan seratus preman saat melakukan razia premanisme di sejumlah titik di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (12/6).

Operasi yang dilakukan petugas gabungan jajaran Polrestabes Makassar menyasar para preman yang berkedok sebagai tukang parkir liar, pak ogah dan para pengamen yang kerap mengganggu aktivitas serta kenyamanan warga Kota Makassar.

Ratusan preman yang berhasil diamankan merupakan hasil operasi pemberantasan premanisme di beberapa wilayah rawan terjadinya aksi premanisme, seperti Jalan Pengayoman, Jalan Boulevard, Jalan Veteran Selatan, Jalan Veteran Utara, Jalan Sultan Alauddin, dan Jalan Hertasning serta Jalan Urip Sumohardjo.

Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan mengatakan Pemberantasan premanisme ini menindaklanjuti instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo terhadap preman yang telah meresahkan masyarakat.

“Tindakan tegas ini menindaklanjuti instruksi Kapolri untuk memberantas semua aksi premanisme, khususnya di jajaran wilayah Makassar,” ungkap E. Zulpan, Minggu (13/6/21)

E.Zulpan menjelaskan Pada umumnya para preman ini beraktivitas sebagai tukang parkir liar yang kerap meminta setoran parkir yang tidak sesuai dengan harga normal sehingga mengganggu arus lalu lintas.  Lebih lanjut Kabid Humas juga menegaskan, untuk seluruh kegiatan yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan warga Kota Makassar juga akan diberantas.

"Termasuk balapan liar, judi dan tindakan kriminal lainnya. Operasi ini akan terus dilakukan," bebernya.

Selanjutnya, kata E.Zulpan Para pelaku yang diamankan nantinya akan didata dan diperiksa intensif, untuk ditindaklanjuti sesuai koridor hukum.“ Dan yang jelas dan terbukti melanggar hukum langsung kita proses dengan undang undang pidana sesuai dengan KUHP  yang berlaku,” sebutnya.

Disebutkan Kabid Humas Polda Sulsel, Operasi pemberantasan preman tersebut akan terus dilakukan hingga masyarakat merasa aman dan nyaman.

Andi kamal

Jumat, 24 Januari 2020

Seorang Pemilik Senpi Dibekuk di Bonto Ramba Marusu, Ini Pesan Kabid Humas Polda Sulsel

Portalrakyat.com, Makassar - Resmob Polda Sulsel berhasil membekuk Muhammad Naba (37) terkait kepemilikan senjata api (senpi) rakitan. Pelaku memiliki senjata rakitan jenis senpi berbentuk pulpen (pen gun) yang diduga akan dipakai untuk tindakan kejahatan. di dusum Bonto Ramba, desa Abbulo Sibatang, kec. Marusu, kab. Maros.

Selain senjata rakitan jenis pen gun, polisi menyita sejumlah amunisi aktif 22 mm. Tersangka dijerat Pasal 1 ayat (2) UU Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun penjara.

Dalam press release terkait tersebut, Jumat (24/01/2020) Wakapolda Sulsel Brigjen Dr.Adnas mengatakan kepemilikan senjata api tanpa memiliki izin merupakan hal terlarang. Polisi akan menelusuri produksi senpi rakitan ini agar tak beredar di masyarakat.hal ini sebagai antisipasi supaya tidak berkembang dan ini jadikan senjata yang akan digunakan untuk melakukan kejahatan,

Sementara itu, Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulsel Kombes Indra Jaya juga mengatakan pemilik pen gun diamankan berdasarkan informasi dari masyarakat. Indra mengatakan pelaku diduga memproduksi dan memperjualbelikan pen gun tersebut.

Terkait penemuan senjata rakitan ini, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo menyampaikan pesan kepada masyarakat agar melaporkan jika mendapat informasi tentang keberadaan senpi rakitan atau ilegal karena hal ini berpengaruh terhadap peningkatan angka kejahatan dan situasi yang tidak stabil di suatu daerah. Menurutnya, senpi rakitan atau ilegal ini banyak digunakan oleh kelompok sparatis, kelompok kejahatan yang terorganisasi, dan pelaku kriminal lainnya.

“Keberadaan senjata-senjata ini cukup berbahaya jika berada pada lingkungan masyarakat secara ilegal, karena akan bisa di gunakan secara tidak bertanggung jawab, Kita berharap kondisi kamtibmas dapat selalu terjaga, olehnya itu Polri ingatkan kepada siapa pun yang memproduksi, mendistribusikan, menjual, membeli, menyimpan atau pun mengetahui adanya senjata rakitan atau ilegal maka akan dikenakan hukum,”tegas Kombes Pol Ibrahim Tompo, Sabtu (25/01/2020) dalam keterangan tertulisnya.(Humas Polda Sulsel). 

Rabu, 09 Oktober 2019

Iptu Suhaily Hasibuan ,SH,MH Sebut Akan Terus Berantas Peredaran Narkoba

PORTALRAKYAT.COM, Pancur Batu (Medan) - Untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif serta memberantas peredaran gelap narkoba di wilayah Hukum Polsek Pancur Batu Jajaran Polrestabes Medan , Tim Pegasus Polsek Pancur Batu yang di pimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu tersebut gencar melakukan patroli ke sejumlah titik titik rawan tindakan kriminal dan ke sejumlah tempat yang kerap digunakan sebagai tempat penyalah gunaan narkotika jenis sabu sabu .

Patroli rutin tim pegasus pun akhirnya membuahkan hasil dengan memboyong tiga orang tersangka berikut barang bukti sabu sabu serta satu unit sepeda motor roda dua dari tangan pelaku .

Iptu Suhaily Hasibuan,SH ,MH memaparkan kepada wartawan pada tanggal (9-Oktober 2019 , bahwa Tim Pegasus Polsek Pancur Batu rutin melakukan Patroli serta merajia ke sejumlah tempat yang di curigai sebagai peredaran narkoba jenis sabu sabu , dan pada hari selasa 2/10/2019 sekira Jam 11.15 wib di sebuah lokasi yang berada di Jl. Petunia Namo gajah Kecamatan Medan Tuntungan kami mendapatkan laporan dari Masyarakat bahwa ada seorang pria yang sedang membawa Narkoba Jenis Sabu Sabu.

Mendapatkan kabar tersebut , Tim langsung melakukan penyidikan dan saat melihat pria dengan ciri ciri yang di maksud , kami langsung melakukan penangkapan dan saat kami periksa , dari tersangka yang mengaku bernama Albiyatna kami temukan barang bukti satu paket sabu sabu yang di kemas kedalam prlastik clip bewarna putih.

Selanjutnya pada hari Minggu 6 Oktober 2019 , Mantan Kanit Intel Polsek Pancur Batu Iptu Suhaily ini juga menauturkan , tim melakukan patroli ke sejumlah tempat yang dianggap rawan kriminal dan melakukan patroli ke tempat yang di curigai sebagai peredaran narkoba jenis sabu sabu dan Pada saat kami melintas di Simpang Namorih sekitar pada puklul 00.15 Wib , kami melihat dua orang pria yang mengendarai sepeda motor jupiter Mx dengan tingkah laku yang mencurigakan , seketika itu kami langsung mengejar dan memberhentikan sepeda motor tersebut .

“Pada saat kami berhentikan , kami melihat dari tangan sebelah kiri salah seorang tersangka yang bernama Dimas ada membuang sebuah , dan pada saat kami introgasi terhadap kedua tersangka Miftahul Huda dan Dimas Syahputra mereka mengakui bahwa barang haram tersebut mereka beli dari Desa Namo Salak Seharga Rp 80.000.

Untuk pemeriksaan lanjutan keseluruhan tersangka saat ini dibawa ke mako untuk dilakukan pemeriksaan dan terhadap barang bukti akan kami lakukan uji laboratoriun Pungkas Suhaily.(9/10/2019) Kepada Wartawan.

(Leodepari)

Senin, 12 April 2021

Sahur On The Road dan Balapan Liar Jadi Incaran Polisi di Makassar


Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana,

Makassar,Portalrakyat.com-Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengimbau masyarakat tidak melaksanakan kegiatan yang memicu munculnya kerumunan sepanjang bulan Ramadan.

Salah satu yang menjadi fokus pengawasan kepolisian adalah sahur on the road hingga konvoi kendaraan. "Kita akan (tindak) keras, membubarkan sahur on the road, konvoi, arak-arakan," tegas Witnu saat ditemui di kantornya, Senin (12/4/2021).

Selain kegiatan sahur jalanan dan konvoi, polisi juga fokus untuk mengawasi kegiatan membahayakan seperti balapan liar. Dalam pengawasan sepanjang Ramadan, polisi berkoordinasi TNI hingga Satpol PP Pemkot Makassar.

Termasuk menggandeng aparatur masing-masing kecamatan di wilayah hukum Polrestabes Makassar. "Makanya itu kita terus-menerus imbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang akan merugikan orang lain," tegas Witnu.

Witnu bilang, pihaknya telah menyiagakan personel di sejumlah titik untuk mengantisipasi tindakan kriminal. Selain itu, sebagian dari personel, juga telah ditugaskan untuk intens berpatroli sepanjang malam selama bulan puasa.

Khusus petugas di masing-masing polsek, lanjut Witnu, telah diminta untuk meningkatkan pengawasan dan membuat kegiatan yang bersifat edukatif kepada masyarakat. "Jangan berkerumun dan menggunakan masker," ucap Witnu.

Lebih lanjut kata Witnu, selain patroli pengawasan, beberapa petugas juga disiagakan di wilayah perbatasan Kota Makassar dengan daerah tetangga lainnya. Seperti batas Makassar ke Kabupaten Gowa dan Maros.

Pengawasan bertujuan untuk mencegah penumpukan kendaraan selama bulan puasa. "Mari kita beribadah dengan sungguh-sungguh dan nyaman, mari kita hindari kegiatan yang menimbulkan keresahan bagi masyarakat yang lain,"kata Witnu.
© Copyright 2019 PORTAL RAKYAT.COM | All Right Reserved