-->

Sabtu, 10 April 2021

Live di TV Nasional Ira Fazilah Istri Sang Kakek Bora Ungkap"Hanya Kasihan"

Live di TV Nasional/ I News tv.

Bone,Portalrakyat.com-Gadis usia 19 tahun Ira Fazilah (19) mengungkap alasan menikah dengan kakek usia 58 tahun, Bora.

Alasannya, Ira Fazilah merasa kasihan dengan Bora(58) yang tinggal seorang diri di masa tuanya.

“Saya ini kasihan dengan om saya, dia tinggal sendiri. Sudah sakit-sakit juga,” kata Ira Fazilah saat live tampil di salah satu TV nasional, Jumat (9/4/2021).

Dan keputusan Ira menerima lamaran Bora juga didukung keluarga besarnya.

“Dan keluarga juga semua mendukung,” kata Ira.

bahkan di kutip media Kabarta.id.com-Sebelumnya, Bora(58) dengan seorang gadis Ira Fazilah (19) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mendadak viral dan jadi pembicaraan.

Betapa tidak, Bora menikahi Ira dengan terpaut usia 39 tahun. Juga dengan panai’ (uang pemberian laki-laki ke perempuan adat bugis) cukup murah. 10 juta.

Pernikahan beda usia tersebut berlangsung di Desa Bana Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Rabu (7/4/2021).

Desa Bana merupakan daerah pedalaman di Kabupaten Bone dengan jarak 104 kilometer dari Kota Redaksi.

Jumat, 09 April 2021

Usai Melewati Malam Pertama,Sang Kakek Bora Pengen Cepat Punya Anak

kakek Bora (19) tahun.

Bone,Portalrakyat.com-Dalam rekaman video pada prosesi 'Mappasihada' (Mappasihada, merupakan tradisi dimana kedua mempelai pertama kali bertutur sapa biasanya dilakukan sambil disuapi makanan).

Tampak Kakek Bora disuapi oleh istrinya yang baru berusia kakek Bora Usai mengikuti prosesi itu kakek Bora dengan meyakinkan mengatakan ingin langsung punya anak dari Ira Fazilah.

"Mau langsung punya anak secepatnya," kata Bora meyakinkan.

Meski usianya sudah setengah abad, Bora yakin mampu memenuhi kewajibannya sebagai suami.

Jodoh di tangan tuhan, meski manusia diciptakan berpasang-pasangan, namun untuk mendapatkan pasangan itu perlu usaha dan doa kepada yang maha kuasa.
Misteriusnya jodoh, keterbatasannya manusia dalam menerawang jodohnya sudah terbukti dan dialami secara nyata oleh kakek Bora (58). Ia tak pernah menyangka mendapatkan gadis berusia 19 tahun.

Menurut informasi yang dikutip dari media sebelumnya timurkota.com, sedari awal Bora tak pernah menarget, Ira Fazilah untuk dijadikan istri.

Ia sadar diusianya yang sudah 58 tahun. Mendapatkan pasangan saja sudah sangat sulit apalagi seorang wanita muda dan berparas cantik.

Namun takdir berkata lain, ketika perwakilan keluarga Bora melakukan pendekatan dan ingin melamar seorang wanita berstatus janda di kampungnya.

Janda tersebut menolak. Penolakan itu bukan karena tak suka dengan kakek Bora, melainkan ia ingin anaknya lah bernama Ira Fazilah yang menikah dengan Bora.

"Dari awal kenal, Bora bahkan pernah melamar ibu dari Ira. Namun ibunya menolak kemudian mendorong anaknya untuk menikah dengan kakek Bora. Tapi bukan karena dipaksa,"kata sumber tersebut.

Sungguh beruntung kakek, Bora. Diusianya yang ke-58 tahun sang kakek mempersunting gadis yang baru bersuai 19 tahun.

Uang mahar pun hanya Rp10 juta.

"Uang maharanya Rp10 juta. Jadi nikahnya bukan karena wanita gila harta," kata Sudi warga.

Pernikahan beda usia antara kakek Bora (58) dengan, Ira Fazilah gadis yang baru berusia 19 tahun di Dusun Cippaga, Desa Bana, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Akad nikah tersebut dilangsungka pada Rabu (07/04/21). Foto pasangan beda usia ini kemudian viral di media sosial.

"Iya barusan berlangsung akad nikah. Memang viral karena laki-lakinya seumuran dengan kakek mempelai wanita," kata nerizen bernama Maman.

Kepala Desa Bana, Ishak membenarkan bahwa pengantin tersebut merupakan warganya.

"Keduanya betul warga saya, akadnya tadi dilakukan. Pernikahan atas kesepakatan keduanya dan keluarga," katanya menjelaskan.redaksi.

Rabu, 07 April 2021

Seorang Pria di Bone Sulsel Persunting Daun Muda,Umur Beda Jauh


Bone,Portalrakyat.com-Foto pernikahan beda usia seorang kakek dengan seorang gadis di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mendadak viral di media sosial, Rabu (7/4/2021) sore.

Foto tersebut memperlihatkan kakek sedang memegang tangan isterinya usai melangsungkan pernikahan.

Ternyata kabar tersebut benar adanya.

Dikutip dari media kabarta.id, pernikahan beda usia tersebut berlangsung di Desa Bana Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Rabu (7/4/2021).

Daerah tersebut merupakan daerah dataran tinggi di Pegunungan Bontocani, bagian Selatan Kabupaten Bone.

Jaraknya sekitar dari 104 kilometer dari Kota Watampone.

Mempelai perempuan diketahui bernama Ira Fazilah berusia 19 tahun,sementara laki laki bernama Bora berusia 58 tahun.

Kepala Desa Bana membenarkan pernikahan yang viral itu di wilayahnya.

“Pernikahan itu betul di desa saya, akad nikahnya tadi siang di Dusun Cippaga Desa Bana,” kata Ishak baru saja.

Dia menyebutkan pernikahan keduanya didasari suka sama suka. Tidak ada paksaan. Kendati beda usia 39 tahun.

Rabu, 16 Desember 2020

Entah Apa Yang Merasukinya,Pria Di Bone SulSel Nyaris Diamuk Massa Kedapatan Mencuri Celana Dalam Wanita


Portalrakyat.com-Seorang pria berinisial LU, 34 tahun, nyaris tewas diamuk massa karena kedapatan mencuri celana dalam wanita di Desa Samaenre, Kecamatan Bengo, Bone, Sulawesi Selatan, Rabu, 16 Desember 2020, pukul 02.30 WITA dini hari.

Kami amankan seorang pemuda pelaku pencurian celana dalam wanita di sejumlah lokasi di Lappariaja, Bone.

Beruntung, pria yang tercatat tinggal di Desa Selli, Kecamatan Lappariaja, Bone, Sulsel, berhasil dievakuasi oleh Polisi. Kini telah diamankan di Polsek Lappariaja.

"Iya benar, kami amankan seorang pemuda pelaku pencurian celana dalam wanita di sejumlah lokasi di Lappariaja, Bone," kata Kapolsek Lappariaja Bone, AKP Ahmad Jafar, Rabu 16 Desember 2020.

Dia menjelaskan pria yang bekerja sebagai buruh lepas ini kerap beraksi di Lappariaja, Bone. Dia menjalankan aksinya ketika para warga sudah tertidur pulas. Tapi kebetulan, dini hari tadi, banyak pemuda yang masih duduk atau nongkrong.

Ketika pelaku ini tengah mempreteli celana dalam yang dijemur didekat rumah warga, pemuda yang tengah main game melihatnya. Sehingga, beberapa pemuda langsung mengejar dan menangkap pelaku.

"Pelaku sempat dipukuli karena warga geram dan emosi dengan prilakunya. Apalagi, warga sekitar mengaku sudah kerap kali kehilangan celana dalam,"jelas dia.

Ahmad menjelaskan, pelaku sudah kerap kedapatan mencuri celana dalam di Bone. Sehingga, rencanannya pelaku akan dilakukan pemeriksaan kejiwaan.

"Sudah tiga kali tertangkap ini orang dengan kasus pencurian celana dalam. Kami masih melakukan pendalaman kepada LU, diduga mengalami gangguan psikologi," bebernya.

Hingga saat ini, pelaku bersama sejumlah barang bukti celana dalam milik warga, telah diamankan di Mapolsek Lappariaja Bone, untuk proses hukum lebih lanjut.redaksi.

Minggu, 02 Februari 2020

Pangdam XIV Hasanuddin Himbau Waspada Bencana Alam Untuk Meminimalisir Kerugian Materil

Kasrem 141 Toddopuli saat membacakan sambutan Pangdam XIV Hasanuddin (Foto Red). 

Portalrakyat. Com, Bone (Sulsel) - Pangdan IV Hasanuddin himbau Waspada dan antisipasi bencana alam,  hal itu di ungkapkan melalui sambutannya saat Personel Korem 141 Toddopuli, Balakrem dan PNS melaksanakan Upacara Bendera yang dilangsungkan dilapangan Apel Makorem 141 Toddopuli, Jl. Jendral Sudirman Watampone, Senin (03/02/2020). 

Kegiatan tersebut merupakan rutinitas tiap hari senin dan pada pelaksanaan upacara tersebut yang bertindak selaku Inspektur Upacara yakni Kasrem 141 Toddopuli Letkol Inf Bobbie Triyantho, S. IP. 


Pada kegiatan tersebut amanat Pangdam XIV/Hsn Mayor Jenderal TNI Andi Sumangerukka S.E yang di bacakan oleh Kasrem 141/Tp yang intinya " Memasuki awal bulan kedua Triwulan I Tahun Anggaran 2020 ini, tentu kualitas kinerja masing-masing satuan semakin dituntut lebih baik dari pada waktu sebelumnya, disertai upaya peningkatan disiplin dan profesionalisme keprajuritan, mengingat tantangan serta tugas-tugas kedepan yang semakin kompleks.


Dari informasi data BMKG, bahwa perubahan cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara sangat dinamis yang memungkinkan terjadinya bencana alam.

Sehubungan hal tersebut, Pangdam mengingatkan kepada seluruh personel jajaran Kodam XIV/Hasanuddin agar selalu waspada dan mengantisipasi terjadinya bencana untuk meminimalisir kerugian, baik materiil maupun personel dengan melakukan pemangkasan pohon-pohon di sekitar asrama, pangkalan, kesatriaan dan melakukan pembersihan saluran air agar tidak tersumbat, pungkas Pangdam  XIV Hasanuddin dalam sambutannya. (Red). 

Senin, 04 November 2019

Wagub Sulsel Hadiri Event Jejak Alam Kahu Cross Country Adventure Bike

Portalrakyat.com, Bone (Sulsel) - Usai menghadiri Hari Pangan Sedunia ke-39 yang digelar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (2/11), Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bertolak ke Kabupaten Bone untuk menghadiri kegiatan Jejak Alam Kahu Cross Country Adventure Bike pada Minggu, 3 November 2019.

Event yang kali pertama digelar di Bumi Arung Palakka ini, diselenggarakan oleh Komunitas Passapeda Kahu (Kompak) yang bertujuan memperkenalkan keindahan alam dan destinasi wisata yang terletak di Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, event ini sangat bermanfaat karena bisa menyambung silaturahmi antar sesama.

“Passapeda (bersepeda), selain ramah lingkungan juga membantu menjaga kesehatan dan ke depan bisa pengganti motor atau mobil untuk kendaraan ramah lingkungan ke tempat kerja,” tuturnya.

Andi Sudirman Sulaiman juga menambahkan, dirinya akan selalu mensupport berbagai kegiataan positif seperti pada event ini.

“Bagaimana mengedepankan solidaritas yang tinggi dan silaturahmi yang terus terjaga," tambah Andi Sudirman Sulaiman.

Acara ini diikuti 78 club dengan jumlah lebih dari 1.300 pesepeda dari berbagai daerah. Peserta di antaranya berasal dari luar Sulawesi Selatan yakni dari Polewali Mandar, Sulawesi Tengah.

Peserta akan menempuh rute sepanjang 30 kilometer, start dari Kelurahan Palattae menuju Desa Maggenrang, Desa Cakkela, Desa Matajang, Desa Bonto Padang, Bonto Desa Sanrego, dan kembali finish di Desa Palattae.(*)

Minggu, 3 November 2019
Biro Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan

Minggu, 13 Oktober 2019

Wagub Sulsel Sebut Indonesia Tak Kekurangan Orang Cerdas dan Hebat Namun Kekurangan Karakter Pemimpin dengan Moral Baik


Portalrakyat.com, Bone (Sulsel) - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman hadir pada Pembukaan Turnamen Sepak Bola Pattimpa Cup 1, di Desa Pattimpa, Kecamatan Ponre, Bone, Sabtu (12/10).

Di hadapan seluruh supporter yang hadir, Andi Sudirman menyampaikan optimis generasi terbaik bisa terlahir dari Desa Pattimpa.

"Generasi saat ini jauh lebih hebat, dari sini akan lahir generasi terbaik yang akhlaknya baik," kata Andi Sudirman.


Ia melanjutkan, saat ini bangsa Indonesia tak kekurangan orang cerdas dan hebat, namun kekurangan karakter pemimpin dengan moral yang baik.

"Jika generasi moralnya kuat, akhlaknya baik, insyaAllah generasi ke depan akan sempurna," tegasnya.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan fokus pemerintah provinsi mendorong Sulawesi Selatan jauh terdepan memimpin Indonesia Timur.

"Khusunya dalam bidang kepemimpinan dan ekonomi,".

Sementara itu, Kepala Desa Pattimpa, Yasri, menyebutkan kegiatan pertandingan sepak bola merupakan sarana untuk menjalin silaturahni dan memperkuat tali kekeluargaan sesama warga desa.

"Pertandingan ini bisa terlaksana dan terorganisir dan baik, maka dari itu kompetisi dan turnamen ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sehat jasmani dan rohani, juga sebagai wadah pengembangan sepak bola serta wadah dalam menjalin persaudaraan antar pemuda dan masyarakat se kabupaten Bone," pungkas Yasri.(RN).

Minggu, 06 Oktober 2019

Bupati Bone Sebut Rintisan Politeknik Teknologi Negeri Bone sebagai Bentuk Dukungan Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Kualitas Pendidikan di Kab. Bone



PORTALRAKYAT.COM, Bone (Sulsel) - Kunjungan kerja Wakil Presiden RI. Bapak .Dr. Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla Dalam rangka peresmian Rusuwa Politeknik Bone. Di Dusun Maccedde, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone. Minggu (06/10). 

Politeknik Negeri Ujung Pandang yang sejak 2014 lalu membina program studi di luar domisili Kabupaten Bone sebagai Rintisan Politeknik Teknologi Negeri patut berbangga sebab kampusnya telah dilengkapi dengan sarana penunjang berupa rumah susun mahasiswa.


Dihadapan Wapres dan bupati Bone. Prof. Ir Muhammad Anwar. menyampaikan Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan pemerintah, atas perhatian yang diberikan dalam pembangunan. 

Ini bertujuan sebagai salah satu bentuk dukungan untuk meningkatkan kenyamanan mahasiswa dalam menjalani proses belajar selama kuliah.


Kemudian dirinya berharap agar fasilitas penunjang berupa SUNAWA tersebut dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para mahasiswa Politeknik teknologi Negeri Bone. 

Di kesempatan yang sama, Bupati Bone menyampaikan bahwa Rintisan Politeknik teknologi Negeri Bone sebagai bentuk dukungan pemerintah untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bone, pendidikan lanjutan bagi calon mahasiswa yang berusaha mengembangkan potensi dari melalui proses pembelajaran untuk mendapatkan spesialisasi dalam bidang serapan, melalui pendidikan berkelanjutan dengan kompentisi sesuai kebutuhan industri. 


Pembangunan rusunwa Rintisan Politeknik Teknologi Negeri Bone telah dimulai sejak Desember 2018 dan selesai di Juni 2019 di atas lahan seluas 4225 M2 anggaran yang digunakan bersumber dari dana kementerian PUPR yang diresmikan Wapres . 

Skala tersebut dilengkapi dengan sejumlah fasilitas dasar seperti jaringan listrik air dan sanitasi.

Rusunwa Rintisan Politeknik Teknologi Negeri Bone. terdiri atas dua unit bangunan yang masing-masing memiliki dua lantai yang mampu menampung sebanyak 196 Mahasiswa dan dilengkapi dengan fasilitas berupa tempat tidur meja belajar dan lemari di setiap kamar.


Saat ini pimpinan Politeknik Teknologi Negeri Bone mengelola 3 program studi D3 yang terfokus pada bidang Engineering dan bisnis kemudian program studi tersebut adalah Teknik Sipil, Teknik Kimia Mineral, dan administrasi bisnis.

Peresmian selesai, lanjut Rujab Bupati Kab. Bone tatap muka  dengan pejabat Kab. Bone dan mayarakat kota Watampone.

Di sini Wapres memberikan Bantuan berupa Alat berat sebanyak 2 unit dan beberapa Motor Sampah.


Bantuan tersebut bertujuan agar Bone dapat menjadi kota yang bersih, sehingga nantinya akan mendapat piala Adipura seperti Kota Kabupaten Lainnya.

Turut hadir, Pangdam XIV/Hsn. Mayjen TNI Surawahadi. S. I. P, 
Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe, Wakil gubernur Sulsel. Andi Sudirman Sulaiman, S.T, Danrem 141/Tp. Kolonel Inf Suwarno. S. A. P beserta Ibu, Kasrem 141/Tp. Letkol Inf Bobbie tryanto. S. I. P beserta ibu, Bupati Bone DR.H.Andi Pashar.M.Padjalangi M.si beserta ibu, Wakil Bupati Bone Ambo Dalle beserta ibu.
Sekda Kab. Bone Andi Surya Darma S.E, Dandim 1407/Bone. Letkol Inf Mustamin. Beserta ibu, Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam Kasim, Dandenpom Bone Letkol Cpm Nur Rachman Tanang, SH.MH, 
Kajari Watampone. Hj.Nurni parayanti SH.MH, Danyon C Brimob. Kompol Nur Ichsan, S.sos, Para Dankabalakrem 141/Tp, Para Forkopimda Kab. Bone.

Muh.Ishaq Hammer
Kontributor 
© Copyright 2019 PORTAL RAKYAT.COM | All Right Reserved